Home » » Freeport Kuasai 6,2 Persen Wilayah Papua

Freeport Kuasai 6,2 Persen Wilayah Papua



MASA KINI NEWS- Ketua Umum Dewan Pimpinan (DPN) Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) mengatakan penguasaan wilayah penambangan PT Freeport yang sangat luas mencakup wilayah seluas 2,6 juta hektar atau sama dengan 6,2 persen dari luas wilayah Papua.
"PT Freeport McMoran sudah mengekploitasi tanah Papua sejak 1967,"ujar Mansinton Pasaribu, dalam Dialog Pemuda dan Konfrensi Pers menanggapi Kedatangan Menlu USA Hillary Clinton dengan tajuk 'Nasionalisasi dan Usir Freeport, Usir Neokolonialisme & Imperialisme'
di Kantor DPN Repdem, Jakarta Pusat, (2/09/2012).
Penguasaan wilayah tersebut, lanjut Masinton, termasuk 119.435 hektar kawasan hutan lindung dan 1,7 juta hektar kawasan hutan konservasi.
"PT Freeport belum punya Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dari kementrian kehutanan, tapi mereka sudah beroperasi dan babat habis hutan untuk eksploitasi dan eksplorasi tambang sejak 1967,"tuturnya.
Artinya, terang Masinton, selama ini PT Freeport telah merugikan negara, karena Pendapatan Bukan Pajak tidak diterima oleh negara.
Sejarah mencatat, tambang Freeport dimulai tahun 1967, setelah UU Nomor 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing (PMA) disahkan oleh Indonesia, sebelum UU pertambangan di sahkan (1968), banyak pihak menyebutkan jika Freeport adalah kompensasi rezim Soeharto kepada AS yang mendukung penuh rezim orde baru Soeharto pada awal kekuasaannya.
Sementara, juru bicara National Papua Solidarity (Napas) Alves Fonataba mengatakan rakyat Papua tidak sedikit pun mendapat keuntungan dari keberadaan PT Freeport. Justru rakyat Papua menanggung semua dampak buruk dari kegiatan perusahaan tambang emas asal Amerika Serikat itu.
Masyarakat Papua telah beberapa kali mengadakan perlawanan namun setiap kali protes selalu dijawab Pemerintah dengan kekerasan, tahun 1977 Pemerintah  menjawab protes kami  dengan dijadikannya Papua sebagai Daerah Operasi Militer (DOM) dan masyarakat menjadi korban,"tuturnya.

Laporan Wartawan Tribun Jakarta Mochamad Faizal Rizki
Sumber: KOMPAS NEWS.com





Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ANAK RANTAUAN - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger